taman Budaya adalah komplek bangunan yang luas dengan gaya terbaik arsitektur tradisional Bali, yang terletak di Jl.Nusa Indah, Denpasar. Lay out bangunan-bangunan, baik amphiteater dan tempat ruang pertunjukan maupun bangunan tambahan melambangan cerita Pemutaran Gunung Mandara Giri di lautan susu dimana memercik “amerta” air suci untuk kehidupan abadi sesuai dengan sifat budaya yang dinamis dan terus hidup sepanjang masa.Di amphiteater bisa menampung 6.000 penonton untuk pertunjukan kolosal baik yang tardisional maupun modern.
Komplek Taman Budaya ini dibuka pada tahun 1973 dan mentradisikan Pesta Kesenian Bali (Bali Art Festival) yang diselenggarakan sebulan penuh setiap tahun diwarnai hiburan tari-tarian tradisional, pamerah kerajinan dan aktivitas budaya lainnya. Dalam event ini juga ada kegiatan-kegiatan komersial. Pada acara pembukaan diramaikan dengan parade seni. Parade ini diikuti oleh selruh kabupaten dan kota di Bali dengan mengirim misi kesenian mereka. Bahkan sering diikuti oleh provinsi-provinsi lain di Indonesia dan juga dari luar negeri seperti Jepang dan Korea. Parade seni ini ditampilkan dalam berbagai bentuk yakni dari yang sakral, tradisional sampai yang kontemporer. Juga jenis pakaian-pakaian pengantin dan pakaian adat dari masing-masing daerah, instrumen musik dan atau gambelan, bentuk-bentuk sesajen dan lainnya.
Tujuan dari event ini adalah bertolak dari gagasan Bapak Prof. Dr. Ida Bagus Mantra semasa beliau menjabat Gubernur Bali) untuk melestarikan dan merangsang kreativitas seni dari para seniman di Bali untuk tetap mendukung dinamika perkembangan budaya dan bisa tetap berkiprah serta mempertahankan jati diri di tengah-tengah derasnya pengaruh global yang dibawa oleh wisatawan

Tidak ada komentar:
Posting Komentar